Penghasil Uang Terbesar di Dunia yang Sering Tidak Disadari

Bayangkan Anda di rumah sendirian pada suatu siang, tertidur di kursi malas/sofa , dan mulai bermimpi. Saat sedang tidur, Anda bermimpi. Dalam mimpi itu, Anda bertemu dengan seseorang  yang memberi Anda suatu alat. Alat ini sungguh hebat sebab alat ini merupakan penghasil uang terbesar di dunia yang pernah dikenal manusia. Alat itu mampu menghasilkan kekayaan yang berlimpah dan tidak ada batasnya bagi Anda.

penghasil uang terbesar di dunia

Orang asing itu memberi Anda alat penghasil itu secara Cuma-Cuma alias gratis. Anda bahkan tidak mempercayainya. Namun ketika dia memberikannya kepada Anda, dia menatap mata Anda dalam-dalam dan mengingatkan Anda dengan sangat serius.

“Bacalah aturan pakai alat ini terlebih dahulu. Alat ini seperti pedang bermata dua.
Gunakan dengan benar dan kau akan kaya raya melebihi impianmu. Gunakan dengan cara salah, niscaya kamu tidak akan mendapatkan selain kemiskinan dan kesengsaraan.
Tidak ada jaminan dan alat ini tidak punya garansi dan alat ini tidak bisa dikembalikan. Namun kalau digunakan dengan baik dan dirawat sebagaimana mestinya, ia akan semakin bagus. Selamat menggunakan.”

Glekkkk…..

Orang asing itu pun hilang dan Anda pun terbangun. Anda pasti kecewa, kesal, dan sedikit marah karena impian barusan terasa begitu nyata.

“Sialan! Mimpinya seperti nyata saja! Seandainya mimpi tadi merupakan kenyataan betapa bahagianya aku memiliki alat tersebut. Masalah materi dan segala kesulitan finansial akan segera pergi dari hidup”

Sayang mimpi tinggallah mimpi. Dan Anda sekarang berhadapan dengan realita.

Namun sebenarnya tidak. Mimpi emang mimpi, tapi sebenarnya Anda sudah memiliki alat penghasil uang itu. Namun, berbeda dengan alat yang ada dalam mimpi Anda, alat yang Anda punya tidak sekedar bisa membuat Anda sangat kaya ataupun sangat miskin. Alat itu juga bisa membuat Anda senang ataupun sedih, bahkan alat tersebut bisa membawa Anda kemana saja Anda ingin pergi, dan membuat Anda mampu menciptakan kehidupan yang Anda inginkan.

Itulah sebenarnya yang telah dilakukan oleh alat tersebut sepanjang hidup Anda. Tahu tidak, kalau alat penghasil uang terbesar di dunia itu sudah Anda miliki dan tidak lain adalah PIKIRAN ANDA.

Sayangnya, alat penghasil uang itu tidak selalu pas dengan buku manusal pemiliknya. Karena itulah, alat ini sangat sering disalahgunakan, diselewengkan, bahkan tidak digunakan. Kebanyakan dari kita bahkan tidak menyadari kemampuan dan potensi alat yang tergeletak di antara dua telinga kita itu. Jadi, sebenarnya kita justru sepanjang hidup telah menyepelekan anugerah yang sangat hebat itu dengan menggunakannya hanya untuk hal yang remeh temeh, dan dengan kejam menuduhnya sebagai biang kegagalan yang dialami banyak orang karena yang berhasil hanya sedikit.

Akuilah, kita biasa merasionalisasi kesuksesan orang lain dengan ungkapan begini:

“Ah, mereka emang berbakat.”

“Mereka itu emang lain, beda pokoknya.”

“Ehh, mereka itu sukses karena koneksinya.”

“Kebeneran aja mereka itu ada di tempat yang tepat dan di waktu yang tepat.”

“Mereka mah warisannya banyak. Wajar kalo sukses.”

“Mereka itu dapat peluang terus. Hokinya bagus.”

Dan jangan lupa ungkapan favorit sepanjang masa:

“Mereka Cuma beruntung.”

Beruntung? Pernahkah terbersit di benak Anda kalau sesungguhnya 80% miliarder yang ada sekarang ini berhasil berkat usaha dan jerih payah mereka sendiri.

Mengapa kebanyakan kita terus beranggapan bahwa yang menghalangi kita meraih kebebasan dan kekayaan yang kita inginkan adalah IQ rendah, keturunan keluarga, tingkat pendidikan, suku bangsa, jenis kelamin, usia, bahkan kesialan?

Padahal, bukan itu, melainkan cara berpikir kita. Hidup adalah sebuah permainan yang digelar diantara kedua telinga kita. Sebab:

Cara berpikir kita menentukan keputusan yang kita ambil.
Keputusan kita menentukan tindakan kita.
Apa yang kita lakukan menentukan keberhasilan kita.

Ubahlah cara berpikir Anda, maka keputusan yang Anda ambil pun akan berubah.
Ubahlah keputusan Anda, maka perilaku Anda akan berubah.

Kebanyakan orang tidak pernah menyadari itu. Dan kalaupun mereka menyadarinya, berapa banyak yang mau berubah? SANGAT , SANGAT SEDIKIT.

Sebagaimana yang pernah dikatakan oleh John Kenneth Galbraith,” Ketika dihadapkan pada pilihan untuk mengubah cara berpikir dan membuktikan tidak perlunya melakukan itu, mendadak hampir semua orang ribut menuntut bukti.”

Kebanyakan dari kita akan bersedia berubah kalau sudah menyadari kebebasan dan kekayaan yang menyertainya. Namun tentu akan timbul pertanyaan: Cara berpikir macam apa sih yang mampu membuat kita benar-benar mandiri secara finansial dalam kehidupan ekonomi seperti saat ini, lebih-lebih untuk bisnis yang (sejauh ini) masih dijalankan dari rumah?

Itulah pertanyaan yang akan kita bahas bersama-sama di artikel-artikel selanjutnya. Dengan pola pikir yang benar, Anda akan membuat keputusan yang tepat, dan kumpulan keputusan yang tepat akan mengikuti kesuksesan Anda seperti malam mengikuti siang.

Dream Big, and Dare to Fail

Azis White

 

“Mampu menaklukan diri sendiri merupakan kemenangan terbesar.” – Plato

Leave a Reply