Memahami Dampak Sustainable Competitive Advantage bagi Bisnis

Salah satu pertanyaan tersulit dan mungkin pertanyaan yang terpenting yang kerap ditanyakan orang lain di luar bisnis Anda adalah “Apa sustainable competitive advantage yang dimiliki oleh perusahaan Anda?”

Padahal banyak pengusaha, yang memulai usahanya berawal dari passion mengabaikan hal yang satu ini. Bahkan seringkali para pengusaha pemula mengambil kesimpulan bahwa mereka tidak mempunyai kompetitor yang kuat, atau mereka adalah first mover advantage. Untuk first mover advantage akan dibahas pada artikel selanjutnya.

Nah untuk lebih memahami apa itu sustainable competitive advantage atau kalau kita artikan secara kasar ke dalam bahasa Indonesia adalah keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.

Mari kita kupas istilah tersebut kata per kata dulu.

sustainable competitive advantage

“Sustainable” berarti  dalam jangka panjang – tidak hanya hari ini. Istilah ‘yang pertama di pasaran’, sebagai contoh, tidak masuk sebagai kategori berkelanjutan. Ada keuntungan menjadi yang pertama masuk ke dalam satu kategori bisnis. Anda akan merasakan kelebihannya di bulan-bulan awal tapi ketika Anda mulai mendapatkan traksi dan pelanggan, tapi akan muncul kompetitor dengan dompet yang lebih tebal yang akan masuk ke segmen yang sama dengan Anda dan melampaui bisnis Anda dalam waktu singkat.

“Competitive” harus dipahami secara luas sebagai cara-cara alternatif yang coba Anda lakukan untuk menghadapi masalah yang banyak orang hadapi.

“Advantage” (keunggulan) harus bisa diukur dan memiliki dampak signifikan. Banyak wirausaha yang menggunakan istilah kabur semacam “meningkatkan kegunaan” dan “harga yang lebih murah.” Pengusaha yang sudah senior menyadari bahwa kecuali Anda berurusan dengan komoditi, atau pelanggan benar-benar tidak puas, mereka tidak akan mengganti pilihan mereka ke produk atau jasa lain kecuali hal tersebut membuat mereka hemat hingga 20% dari biaya awal.

Jadi indikator apa yang membuat Anda dan bisnis Anda dapat memiliki keunggulan kompetitif berkelanjutan?

 

Note: Competitive advantage adalah aspek yang sangat banyak dicari oleh perusahaan. Kira-kira apa saja competitive advantage itu ?

Brand.

sustainable competitive advantage brand

Tak diragukan lagi, brandi merupakan salah satu sustainable competitive advantage terkuat. Sebab dalam membangun brand tidak hanya membutuhkan uang, tetapi juga waktu. Melalui brand yang kuat, seorang pebisnis dapat meningkatkan profit tanpa harus perang harga.

Contoh klasik brand yang kuat adalah Coca-Cola dan Apple.

Coca-Cola mengeluarkan minuman bersoda. Banyak perusahaan lain yang sebenarnya memproduksi soda dan minuman karbonasi namun Coca-Cola sudah sedemikian melekat di benak customer sehingga ketika diberi pilihan Coca-Cola vs Pepsi, sekitar 86% orang akan memilih membeli Coca-Cola.

Demikian halnya dengan Apple, meskipun dikenal sebagai perusahaan yang terus berinovasi dan teknologi kelas dunia, harga gadget keluaran Apple jauh diatas pesaing-pesaingnya. Namun berkat brand yang sangat sangat kuat, gadget Apple tetap laku keras di pasaran.

Nah untuk Anda yang ingin memenangkan persaingan dan memiliki keunggulan kompetitif jangka panjang, mulai sekarang bangunlah brand Anda sehingga lekat di benak customer.

Network effect. (Baca : Memahami Network Effect)

sustainable competitive advantage network effect

“Network effect” terjadi ketika value sebuah produk atau servis bergantung pada jumlah usernya. Positifnya, semakin banyak orang yang menggunakan, semakin bertambah value produk tersebut. Sekalinya user base mencapai critical mass, akan sangat sulit bagi siapa pun untuk mencapai posisi tersebut. Contoh: eBay dan BukaLapak

Sebagai website lelang online, eBay dapat dikatakan hampir tanpa saingan sebab berbagai kompetitor yang mencoba untuk mengalahkan eBay tidak mampu mengalahkan network effect dari perusahaan yang didirikan oleh Pierre Omidyar ini.

Sedangkan BukaLapak memiliki network effect dimana ada banyak penjual yang berjualan di platform mereka. Sehingga ketika makin banyak penjual tentu pilihan produk untuk berbelanja makin lengkap sehingga para user baru pun berbondong-bondong menjadi pelanggan di situs yang didirikan oleh Achmad Zaky ini.

Patents.

sustainable competitive advantage patent

Memiliki patent atau intellectual property sangat penting bahkan mungkin sustainable competitive advantage Anda yang terpenting.Pada dasarnya, paten adalah monopoli sementara suatu perusahaan terhadap suatu teknologi atau cara yang dikabulkan oleh pemerintah untuk menstimulasi R&D.

Contoh terbaik untuk paten adalah perusahaan biotech dan perusahaan farmasi.

Know how.

sustainable competitive advantage know how

Jika perusahaan Anda memiliki elemen penting yang bisa disimpan menjadi rahasia dan tidak bisa dilakukan oleh perusahaan lain, maka hal ini akan menjadi sumber sustainale competitive advantage yang sangat powerful. Contoh Google.

Google sebagai mesin pencari memiliki sustainable competitive advantage dimana crawler google mampu menghinggapi hampir seluruh halaman di surface web (sebab Google tidak mampu merambat ke deep wed dan darknet). Bahkan Google mampu mencatat aktivitas usernya di internet sehingga mampu mendapatkan data komprehensif tentang apa yang biasa dicari, apa yang senang ditonton, sehingga data-data ini mampu dijual kepada pengiklan yang ingin produknya sampai ke target yang tepat.

Scale.

sustainable competitive advantage scale

Scale mampu memberikan sebuah perusahaan sustainable competitive advantage dalam berbagai cara. Contoh terbaiknya adalah di dunia retail. Retailer besar mampu memanfaatkan scale untuk membeli barang dengan harga yang lebih rendah yang tidak mungkin tersedia bagi kompetitor mereka yang lebih kecil. Contoh Indomaret dan Alfamart.

Kehadiran kedua retailer besar ini hampir ‘membunuh’ bisnis-bisnis kecil karena mereka mampu menekan harga sehingga lebih murah dan lebih lengkap ketimbang para pedagang yang tidak memiliki scalability bisnis sebesar mereka.

Leave a Reply